MMI: Yang Bilang Islam Terkait Terorisme akan Digugat

Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) akan melayangkan gugatan kepada siapa saja yang menstigmakan bahwa agama Islam berkaitan dengan aksi terorisme. “Secara hukum kami akan lakukan itu,” tegas Ketua Lajnah Tanfidzyah Irvan S Awas usai menemui pihak kepolisian di Mabes Polri Jakarta, Kamis ( 27/8 ).

Ia datang bersama Abu Jibril dan beberapa perwakilan MMI dari beberapa wilayah untuk mempertanyakan masalah penangkapan Jibril.

Irvan menjelaskan, MMI diantaranya akan menggugat beberapa mantan anggota kepolisian yaitu mantan Kadensus 88 Anti Teror Surya Darma Salim, Mantan Kepala BIN Hendro Priyono, Kepala Desk Anti Teror Kepresidenan Amsat Mbai, serta staf ahli Kapolri Brigjen Anton Tabah.

“Mantan-mantan polisi itu melalui media masa atau televisi menyatakan bahwa akar terorisme adalah pemahaman agama. MMI akan melakukan tuntutan serta debat terbuka jika mereka siap,” tegasnya.

Selain akan menggugat orang-orang ini, MMI juga akan menggugat Abdurrahman Assegaf tokoh agama di daerah Pamulang, Tanggerang Selatan, lantaran menuduh Abu Jibril membawa paham sesat. “Orang ini sudah kami berikan somasi dan kami tantang untuk debat terbuka,” lontar dia. c8-09/kcm