Oposisi Italia Tolak Larangan Burka

20091010082427MILAN–Rencana Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, memberlakukan pelarangan burka, mendapat tentangan keras dari Partai Demokratik, kubu oposisi berhaluan tengah-kiri, seperti dilansir islamonline.com, Kamis (8/10). “Rencana tersebut melanggar hukum karena mencederai kebebasan beragama,” kata Donatella Ferranti, anggota Partai Demokratik. Berlusconi berencana menetapkan kembali aturan pelarangan burka yang pernah berlaku pada 1975.

Umat Islam Italia telah berada dalam situasi yang tak nyaman setelah Berlusconi dan Liga Utara, pendukungnya dari kubu kanan berkuasa. Liga Utara telah mendapat banyak tuduhan rasisme, banyak yang mengkritik mereka sebagai BNP-nya Italia, BNP adalah partai sayap kanan di Inggris. Isu yang mereka jual sepanjang kampanye berkutat seputar keimigrasian, kejahatan, dampak ekonomi serta budaya akibat kaum imigran.

Liga Utara menggambarkan dirinya sebagai penjaga akar Kristen Italia. Liga ini memulai aksinya pada Mei 2008 dengan menutup sebuah masjid di utara Verona. September lalu, Liga Utara sukses menghentikan pembangunan masjid di utara Bologna. Tahun lalu, anggota parlemen dari Liga Utara, Mario Borghezio melakukan kampanye anti-Islam di gereja di Genoa. Barbara Pollastrini, mantan Menteri Persamaan Kesempatan, turut mendukung gerakan pelarangan ini. Pollastrini berkata, burka menyampaikan pesan tentang pelanggaran hak asasi wanita.

“Pelarangan burka akan menjadi aturan yang xenofobik dan diskriminatif,” kata Mario Scialoja, ketua Pusat Kebudayaan Islam Italia. Scialoja memperingatkan, pelarangan burka akan menstigmatisasi komunitas muslim negara itu. “Kami minta pemerintah agar memperlakukan muslimah Italia dengan rasa hormat. Katakan tidak pada pelarangan burka,” kata Scialoja.

Liga Utara berusaha memberlakukan kembali aturan yang pernah diterapkan pada 1975 yang menghukum muslimah mengenakan burka. Aturan ini memenjarakan selama dua tahun orang yang menutup muka mereka dengan apapun yang menyebabkan polisi tidak dapat mengenali wajah mereka. Namun sekarang, Liga Utara berusaha menerapkan aturan yang melarang pengenaan garmen untuk alasan keagamaan.

Sebelumnya, burka telah menjadi isu hangat di banyak negara Eropa. Bulan lalu, resor Montegrotto Terme di Italia telah melarang penggunaan burka di kawasan mereka. Seorang anggota parlemen Prancis juga mengusulkan pelarangan burka di negara tersebut, usulan ini menyulut kemarahan di kalangan muslim Prancis dan dunia. Di Italia, terdapat 1,2 juta muslim, 20 ribu diantaranya mualaf.

Ulama terkemuka Mesir, Muhammad Sayed Tantawi, berencana untuk melarang pelajar wanita mengenakan cadar masuk ke sekolah Al Azhar, salah satu institusi pendidikan Islam terbesar. Syekh Tantawi mengatakan tegas, “Cadar tidak ada kaitan dengan Islam.” Seorang pimpinan Ikhwanul Muslimin, Essam Derbala, menyayangkan pelarangan penggunaan cadar. Kepada Al-Arabiya , ia mengatakan pelarangan itu telah menciptakan sebuah pertempuran tanpa adanya medan pertempuran di antara para pelajar perempuan di Mesir. iol/reuters/c15/rin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: