Kemungkaran

“Bila perbuatan-perbuatan maksiat di tengah umatku telah nyata, Allah pasti menimpakan azab-Nya kepada mereka secara merata” (HR. Imam Ahmad).

Kalau ditelisik, sungguh wajar pelaku kemungkaran diberikan dosa berlipat ganda di dunia ini. Berlapis-lapis sifatnya.

Di lapisan pertama, pelaku kemungkaran telah menimbulkan kejahatan bagi dirinya sendiri. Setiap pelaku kemungkaran biasanya akan terus-menerus terbuai untuk melakukan kemungkaran dalam hidupnya. Ia sulit menarik diri dari perbuatan mungkar.

Di lapisan kedua, kemungkaran juga seringkali menganiaya orang lain. Menganiaya orang lain tidak akan terhapus dosa, kecuali dimaafkan oleh yang teraniaya. Namun seringkali, tidak semua orang yang teraniaya mampu dikenali.

Di lapisan ketiga, kemungkaran juga bisa menambah beban bagi orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk mencegah kemungkaran. Bukan hanya pikiran yang harus ditambahkan dalam mencegahnya, tetapi juga harta benda dan bahkan nyawa. Padahal, setiap kita memiliki kewajiban untuk bantu-membantu mengurangi kemungkaran, bukan menambahnya.

Di lapisan keempat, kemungkaran juga bisa bisa menimbulkan dosa bagi orang lain, bila tak mau mencegahnya. Dikatakan oleh Rasulullah SAW bahwa siapa saja yang melihat kemungkaran, maka wajib mencegahnya, dengan tangannya, lidahnya, atau hatinya. Kalau tidak, maka ia pasti akan berdosa.

Di lapisan selanjutnya, kemungkaran juga bisa menimbulkan bencana bagi orang banyak. Sebagaimana diingatkan Rasulullah SAW, azab Allah akan ditimpa bukan hanya kepada orang yang melakukan kemungkaran. Tetapi juga terhadap orang-orang di sekitarnya.

Oleh: Jarjani Usman
serambinews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: