MUI: Jangan “Jual” Ayat Al-Quran untuk Kampanye

JAKARTA | SURYA Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI), meminta para capres/cawapres serta tim kampanye jangan “menjual” ayat-ayat Al-Quran demi kepentingan kampanye pilpres.

“Ayat Al-Quran jangan dijadikan komoditas politik, harus ditempatkan sesuai peruntukannya,” kata Ketua MUI Pusat KH Amidan usai menyampaikan seruan bersama pimpinan ormas Islam di Kantor Pusat Muhammadiyah Jakarta, Selasa (2/6).

Menurut Amidan, kalau ayat Quran tersebut disampaikan sesuai dengan tempatnya misalkan menyerukan agar semua umat Islam harus mentaati perintah Allah SWT, kepada rasulnya dan kepada pimpinan atau pemerintah, karena pemilu itu merupakan bagian dari pelaksanaan ayat Quran itu tadi.

Namun, jika menjual ayat-ayat Al Quran itu untuk komoditas politik dan kepentingan sesaat bagi kelompok atau golongan tertentu pada saat kampanye, maka hal itu yang tidak boleh dilakukan.

Selain itu, Amidan juga meminta para tim kampanye capres dan cawapres jangan menjadikan isu-isu yang berkaitan dengan kelompok, etnis, agama atau golongan tertentu sebagai alat untuk kepentingan kampanye apalagi untuk menyerang salah satu calon tertentu.

“Kampanye sehat itu mengkritisi program masing-masing, bukan malah mengkritisi atau menyerang orang lain,” kata Amidan.

Ia juga menilai, sudah ada indikasi salah satu anggota tim kampanye calon yang menjadikan isu-isu kelompok etnis atau rasis tertentu disampaikan sebagai alat kampanye.

Oleh sebab itu, Amidan menegaskan, pihaknya sangat menyayangkan pernyataan tersebut dan sudah meminta kepada ketua tim kampanye agar mereka yang menyampaikan pernyataan itu agar dikeluarkan dari timnya.

“Pernyataan itu berbau rasis, berarti menolak keragaman dan itu bisa memancing isu-isu lain,” katanya.

Dalam seruan sejumlah ormas Islam di Kantor Pusat Muhammadiyah mendesak agar capres dan cawapres serta tim sukses masing-masing bersaing secara sehat dengan mengindahkan etika agama serta tidak melakukan kampanye hitam (black campaign).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin, Ketua PB Mathlaul Anwar Irsyad Djuwaeli dan pimpinan puluhan ormas Islam lainnya. ant

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: