Ayat-ayat di atas di antaranya menjelaskan bahwa orang yang mempertuhankan hawa nafsunya adalah orang yang sesat. Mereka menurutkan hawa nafsu, karena mereka tidak memfungsikan pendengaran, hati dan penglihatan mereka secara baik untuk mendengar, memahami, dan melihat ayat-ayat Allah, untuk mendengar, memahami, dan melihat sejarah, apa akibat yang diterima oleh orang yang mempertuhankan hawa nafsu dan apa kenikmatan yang dianugerahkan kepada orang yang hanya tunduk kepada Tuhan.
Filed under: Uncategorized | Ditandai: Hawa Nafsu dan Keruntuhan Bangsa | Tinggalkan sebuah Komentar »


















