Hamas Menolak Bebaskan Tentara Israel Gilad Shalit

Pemimpin Hamas di pengasingan Khaled Meshaal Senin mengulangi penolakan kelompok Islam Palestina itu untuk membebaskan prajurit Israel Gilad Shalit, yang ditangkap empat tahun lalu, dan mengancam untuk menangkap tentara Israel lagi.

“Gilad Shalit tidak akan sendiri. Kami akan terus menangkap prajurit dan perwira musuh hingga mereka membebaskan semua tawanan kami. Ini pesan saya,” tegas Meshaal dalam pidato di Damaskus, tempat ia tinggal.

60 kapal siap ke gaza

Perjalanan enam kapal Freedom Flotilla sebelumnya telah menjadi bahan pembicaraan hangat di dunia.
Enam puluh kapal dan ratusan truk dengan muatan bantuan kemanusiaan siap diberangkatkan ke Gaza untuk menembus boikot atas wilayah tersebut.

Perang di Afganistan Cuma Urusan Bagi-bagi Duit

Belum tuntas memang penyelidikan soal “main uang” dalam perang Afganistan. Meski, patut dicermati, seminggu sekali 4 juta dollar AS terhambur percuma mulai dari militer Abang Sam (AS) menuju ke perusahaan-perusahaan keamanan Afganistan hingga bermuara ke para pimpinan milisi.

Muslim Lakemba, Australia(KOMUNITAS MUSLIM DI AUSTRALIA)

Berkunjung ke Australia hampir menjadi sebuah obsesi saya sejak remaja. Maklum, semenjak sekolah menengah dulu saya terbiasa mendengarkan siaran Radio Australia yang banyak menceritakan tentang keindahan alam negeri benua yang terletak di sebelah selatan Indonesia ini.

Kesempatan itu akhirnya datang juga dengan diberikannya beasiswa dari pemerintah Australia kepada saya untuk jenjang pendidikan lanjutan di negeri Kanguru.

Armenia Ubah Masjid Jadi Kandang Babi dan Sapi

Seorang jurnalis Rusia, Anrea Galavev berhasil merekam sebuah momen yang sangat mengejutkan di desa Akdam di wilayah Karrabagh, Armenia. Sebuah masjid bersejarah di wilayah itu diubah oleh penduduk setempat menjadi kandang ternak babi dan sapi.

Di mana Kebenaran Hari Ini?

Seperti yang dikabarkan oleh Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Salam, yang mengatakan di akhir zaman, memegang Islam itu, diibaratkan seperti memegang bara api. Betapa beratnya tetap berpegang kepada tali agama Allah, yaitu Islam. Hanya sedikit orang yang tetap kuat memegang tali-Nya. Memegang tali Allah, yaitu din, menjadi sebuah perjuangan yang sangat berat. Tidak mudah.

Karena, jenis jin dan setan yang berbentuk manusia, berusaha terus menggelincirkan manusia, agar berbuat dosa dan maksiat. Mereka berjanji kepada Allah Azza Wa Jalla, menggoda, mengajak, mengarahkan, dan bahkan menipu manusia agar mereka berbuat durhaka. Setan melalui segala pintu kelemahan manusia, terus berusaha menjadikan golongan menusia menjadi golongan mereka (setan).

BLOKADE GAZA Jerman “Damprat” Israel

erman, Minggu (20/6/2010), mengecam Israel karena mencegah Menteri Pembangunan Dirk Niebel masuk ke Jalur Gaza untuk menemui pengungsi Palestina dalam kunjungannya yang terakhir ke wilayah itu.

“Saya percaya bahwa Israel memiliki kebutuhan akan transparansi untuk membuat gagasan yang dapat dipercaya bahwa negara itu telah mengubah strategi politiknya terhadap Gaza, dan kunjungan saya akan menciptakan transparansi itu,” kata Niebel kepada stasiun televisi umum Jerman.

Niebel ingin mengunjungi wilayah Palestina yang diperintah Hamas itu, Minggu, untuk menemui wakil Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina.

Menlu Jerman Guido Werterwelle mengatakan dalam sebuah pernyataan di Berlin bahwa ia juga “menyesalkan” keputusan Pemerintah Israel itu. Ia menekankan pula bahwa Jerman dan Uni Eropa ingin melihat blokade terhadap Gaza diakhiri.

Hamas Kecam Keputusan Prancis Blokir Saluran TV Al-Aqsha

Hamas mengecam keras keputusan regulator penyiaran Prancis yang memblokir penyiaran saluran satelit televisi milik Hamas Al-Aqsha TV.

Kecaman keras ini tertuang dalam sebuah pernyataan hari Selasa kemarin (15/6) dengan menyebut keputusan itu sebagai pelanggaran secara terang-terangan kebebasan media yang dijamin oleh semua undang-undang hukum internasional.

Anggota Gaza Freedom Flotilla yang Terperangkap Kebrutalan Serdadu Israel

Senin, 31 Mei 2010, menjadi hari yang tidak terlupakan bagi Bulent Yildirim. Bersama sekitar 663 aktivis pro-Palestina dari 37 negara yang tergabung dalam misi Gaza Freedom Flotilla (Gugus Tugas/Armada untuk Kemerdekaan Gaza), dia menjadi saksi kebrutalan pasukan Israel pada pagi buta itu. Ditawan tiga hari, para aktivis kemanusiaan tersebut akhirnya bebas pada 2 Juni lalu.

MATA Yildirim masih sayu. Pakaian chairman Yayasan untuk HAM dan Kebebasan dan Bantuan Kemanusiaan (IHH) itu lusuh. Tapi, kata-kata yang keluar dari mulutnya jelas dan tegas, bahkan cenderung mengandung amarah. “Saya menanggalkan baju saya yang kebetulan berwarna putih dan mengibarkannya sebagai bendera putih. Saya kira, mereka akan berhenti menembak setelah melihat bendera putih saya. Tapi, mereka tetap saja menembaki kami,” ungkapnya seperti dilansir BBC Kamis lalu (3/6).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.